MIS AL-IKHLASIAH

KANTOR SEKRETARIAT : YAYASAN MADRASAH AL-IKHLASIAH - TINGKAT : MADRASAH IBTIDAIYAH (MI) DAN MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH AWALIYAH (MDTA) - JL. BEO INDAH NO. 13 - KEL. SEI SIKAMBING B - KEC. MEDAN SUNGGAL - KOTA MEDAN - KODEPOS 20122 - PROVINSI SUMATERA UTARA - PHONE : 061.8455401 - HP : 081396455085 - 083827295032 - Email : mis.alikhlasiah@gmail.com - Website : misikhlasiahmedan.blogspot.com

Selasa, 20 Januari 2015

Surat Edaran Agenda Kegiatan PMP semester 2 2014-2015


Sahabat...
Berikut informasi terkait Padamu Negeri. Program Kegiatan yang dilakukan.

Silahkan klik http://cari.padamu.siap.web.id/statik/img/surat_pmp.jpg

atau untuk dapat lebih mudah boleh klik gambar berikut ini :
Surat Edaran Agenda Kegiatan PMP semester 2 2014-2015

Insya Allah...
Semoga bermanfaat.

By :
Admin.
Masdian, S.Sos.I

Senin, 19 Januari 2015

Jadwal Pembina Upacara Sem. Genap TP. 2014-2015




JADWAL PEMBINA UPACARA BENDERA
MI SWASTA  AL IKHLASIAH SEMESTER GENAP TP. 2014/2015
NO. TANGGAL PEMBINA MATERI PETUGAS
1 05 Jan 2015 Nur Ainun Damanik, S.Ag Arahan dan Bimbingan Sem. Genap III
2 12 Jan 2015 Masdian, S.Sos.I Kasih Sayang Sesama IV
3 19 Jan 2015 M. Syukri Ibrahim, SS, S.Pd.I Besih Pangkal Sehat V
4 26 Jan 2015 Cintami Yulia Lestari, SE, S.Pd Rajin Pangkal Pandai VI
5 02 Peb 2015 Dhani Hafiz, SH.I, S.Pd.I Akhlak Yang Mulia III
6 09 Peb 2015 Megi Hesti Sirait, SS Menjauhi Akhlak Tercela IV
7 16 Peb 2015 Irma Yanti Pulungan, A.Ma Membiasakan Akhlak Terpuji V
8 23 Peb 2015 Bella Soraya Indah Nst, S.Pd.I Senyum, Salam Ibadah VI
9 02 Mar 2015 Widya Astuti, S.Ag Hemat Pangkal Kaya III
10 09 Mar 2015 Dhieni Irma Liza, S.Pd.I Teguh Pendirian untuk Kebaikan IV
11 16 Mar 2015 M. Satriya Dewantara, SE Hormat Kepada Orang Tua V
12 23 Mar 2015 Ledya DH Tambunan, S.Pd.I Ayo Menabung VI
13 30 Mar 2015 Masdian, S.Sos.I Tanda Orang Beriman VI
14 06 Apr 2015 Dhani Hafiz, SH.I, S.Pd.I Peraturan dan Tata Tertib Sekolah III
15 13 Apr 2015 Megi Hesti Sirait, SS Bekerja Keras Ciri Seorang Siswa IV
16 20 Apr 2015 Irma Yanti Pulungan, A.Ma Pengamalan Janji Siswa V
17 27 Apr 2015 Bella Soraya Indah Nst, S.Pd.I Tugas Anak Sekolah VI
18 04 Mei 2015 Mhd. Syukri Ibrahim, S.Pd.I Hari Pendidikan Nasional III
19 11 Mei 2015 Dhieni Irma Liza, S.Pd.I Mau Pintar ? Baca…. IV
20 18 Mei 2015 M. Satriya Dewantara, SE Hikmah Kebangkitan Nasional V
21 25 Mei 2015 Ledya DH Tambunan, S.Pd.I Membaca Mumbuka Cakrawala Dunia VI
22 01 Jun 2015 Masdian, S.Sos.I Belajar Keras dan Bekerja Keras III
23 08 Jun 2015 Nur Ainun Damanik, S.Ag Persiapan Ujian Semester II IV
Medan, 05 Januari 2015
Kepala MIS AL IKHLASIAH

DITANDATANGANI

NUR AINUN DAMANIK, S.Ag



By :
Masdian,S.Sos.I





Kamis, 15 Januari 2015

Kegunaan Pendidikan Bahasa Arab




Adapun kegunaan Pendidikan Bahasa Arab sebagai berikut :
1.     Pertama pendidikan bahasa Arab adalah supaya dapat mempelajari dan meneliti Al-Qur'an, karena Al-Qur'an diturunkan dalam bahasa Arab. Hal ini sesuai dengan Q.S. Yusuf/12: 2: Sesungguhnya kami menurunkannya berupa Al-Qur'an dengan bahasa Arab, agar kamu memahaminya.

2.     Kegunaan kedua pendidikan bahasa Arab adalah supaya dapat mengajarkan Al-Qur'an. Hal ini sesuai dengan perintah dariRasulullah saw, seperti disampaikan Thabrani dan Ibnu Najr meriwayatkan dari Ali bahwa Nabi saw. bersabda: Ajarilah anak-anak kalian mengenai tiga hal, mencintai Nabi kalian, mencintai keluarga beliau, dan membaca Al-Qur'an karena sesungguhnya pembawa Al-Qur'an itu berada di bawah naungan singgasana Allah ta'ala, di hari di mana tidak ada naungan, kecuali naunganNya bersama para Nabi dan orang-orang pilihanNya.[1]

Motivasi yang diberikan Rasulullah sungguh luar biasa besar pengaruhnya kepada para sabahat untuk belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya sehingga para sahabat bergegas mengajarkan Al-Qur'an kepada anak-anak mereka. Adapun motivasi yang diberikan Rasulullah adalah seperti hadis yang diriwayatkan dari Mus'ab bin Saad bin Abi Waqash, dari ayahnya ia berkata, Rasulullah saw. bersabda: Dari Utsman ra. dari Nabi saw. sabdanya: "Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya".[2]

Ini menunjukkan bahwa sangat dianjurkan untuk mempelajari Al-Qur'an dengan sebaik-baiknya. Setelah dipelajari dengan sebaik-baiknya maka akan lebih baik lagi jika dapat mengajarkannya. Oleh karena itu sangat urgen untuk menguasai bahasa Arab secara benar. Hanya dengan menguasai tata bahasa Arab yang baiklah seseorang itu dapat memahami dan mengajarkan Al-Qur'an.

3.     Kegunaan ketiga pendidikan bahasa Arab adalah untuk dapat mempelajari hukum-hukum agama Islam, karena hukum-hukum agama Islam yang utama bersumber dari Al-Qur'an dan Hadis. Hal ini seperti diungkapkan oleh Abdul Alim, bahasa Arab merupakan bahasa orang Arab dan sekaligus juga merupakan bahasa agama Islam.[3]

Hal tersebut di atas juga dikuatkan dengan pernyataan bahasa Arab adalah bahasa Al-Qur'an dan Hadis, yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah saw. untuk diajarkan kepada setiap anak manusia. Karena sangat penting bahasa Arab tersebut maka Rasulullah pernah meminta setiap tawanan perang Badar mengajarkan bahasa Arab kepada sepuluh anak muslim sampai terampil. Ini dapat juga dilihat dari kalimat Ibnu Abbas ra. berkata: "Rasulullah saw. meminta beberapa orang tawanan perang Badar yang tidak mempunyai tebusan untuk mengajari anak-anak kaum Anshar membaca dan menulis sebagai tebusan diri mereka."[4]

4.     Kegunaan keempat pendidikan bahasa Arab adalah untuk menambah daya nalar. Hal ini seperti disebutkan oleh Abdul Hamid bin Yahya: Aku mendengar Syu'bah berkata: "Pelajarilah bahasa Arab karena bahasa Arab itu akan menambah (ketajaman) daya nalar".[5]

5. Kegunaan kelima pendidikan bahasa Arab adalah bisa membuka berbagai ilmu, karena bahasa Arab adalah kunci dari semua ilmu. Hal ini seperti yang dikatakan oleh para shalafush-shalih ketika menasihati anak-anaknya agar memperhatikan bahasa Arab dalam menuntut ilmu karena itu adalah kunci dari ilmu-ilmu lainnya.[6] Bahasa Arab dikatakan sebagai kunci ilmu karena dinullah (agama Allah) yang merupakan induk segala macam ilmu yang hak bagi manusia.[7] Kegunaan keenam pendidikan bahasa Arab adalah supaya dapat berdakwah untuk menyebar kebenaran.

Disadur dari buku "Hadis-Hadis Pendidikan" oleh "Prof. Dr. Hasan Asari, MA (Ed.):
[1] M. Ibn Abdul Hafidh Suwaid, Cara Nabi Mendidik Anak (Jakarta: Al-I'tishom Cahaya
     Umat, 2004), hal. 983
[2] al-Bukhari, Shahih al-Bukhari, jilid 4, hal. 619
[3] Arsyad, Bahasa Arab, hal. 7
[4] Suwaid, Cara Nabi mendidik anak, hal. 361
[5] Arsyad, Bahasa Arab, hal. 7
[6] Suwaid, Cara Nabi mendidik anak, hal. 362
[7] A. Syahirul Alim, dkk., Islam untuk Disiplin Ilmu Pengetahuan Alam dan Teknologi
     (Jakarta: Proyek PPAIPTU Depag, 1995), hal. 35

By InvestScenery on Thursday, 24 October 2013
Dikutip Kembali Oleh : Masdian, S.Sos.I,
   on Friday, 13 Desember 2013

Selasa, 13 Januari 2015

Menyiasati Kekecewaan ; SALAH JURUSAN





PERNAH PERGI ke Jakarta malah nyasar ke Kuala Lumpur? Hehe... memangnya TKI? Salah jurusan, siapapun pasti pernah mengalaminya. Ingin kuliah kedokteran, eh malah nyangkut di jurusan teknik. Inginnya jadi pramugari, eh malah jadi kasir toko swalayan. Inginnya jadi bintang sinetron, eh malah jadi pelawak. Inginnya jadi pegawai kantoran, eh malah akhirnya cuma jualan molen di pinggiran jalan, selalu dikejar-kejar tramtib pula ! Malang benar nasibmu, hehehe.... Sedang ngiler pisang goreng, eh malah dikirimi teman kue terang bulan. Hwaa... ini sih kejatuhan bulan !

Sob, enggak cuma kamu,
siapapun pasti pernah mengalami kekecewaan yang seperti itu. Ada beberapa solusi untuk meredam kekecewaan itu :

JANGAN LANGSUNG MEMANDANG HAL
YANG KAU DAPAT SEBAGAI SESUATU 
YANG NEGATIF
Peliharalah selalu pikiran positif.
Sesungguhnya beserta kesukaran selalu ada kemudahan, itu janji Allah SWT. Lihat dulu sisi posotifnya apa. Kalau misal sisi positif belum terlihat, tunggulah dulu sampai air yang keruh itu jernih dengan sendirinya.

NIKMATILAH PEMANDANGAN DI
POSISIMU SEKARANG
Baik atau buruk (menurutmu), suka atau tidak suka, simpan semuanya sebagai tabungan pengalamanmu. Siapa tahu temanmu, anakmu, cucumu, bahkan orang-orang berpuluh bahkan beratus tahun sesudahmu, bisa mendapatkan pelajaran dari pengalamanmu itu. Tentu bisa. Kau tulis pengalaman burukmu itu dalam bentuk buku. Best Seller. Nah... malah dapat bonus kaa kan?????



JADIKANLAH ITU SEBAGAI BEKAL
MENUJU TEMPAT YANG KAU TUJU
Misal, kamu ingin sekali meniru kepopuleran Andre Hirata, tapi tak dinyana kamu malah terdampar di jurusan biologi. Ahai! Bukankah untuk menulis novel tak mesti harus sekolah sastra? Banyak kok para penulis besar yang sekolahnya justru tak ada sangkut pautnya dengan kesastrawanan mereka. Mau contoh? Pak Taufik Ismail, Beliau kuliah kedokteran hewan loh! Justru semua itu akan memperkaya tulisan kita.

CARI TEMAN/KOLEGA YANG BISA
MENARIKMU DARI KETERSESATANMU ITU
Perluas silaturahim. Siapa tahu dapat jalan pintas menuju ke tempat yang kau ingini. Tapi jangan sampai pertemanan kau niatkan untuk mencari untung doang!



CARI TEMAN YANG ENJOY BAHKAN
SUKSES DI BIDANG YANG SEKARANG
KAMU TEMPATI TAPI KAMU BENCI ITU
Supaya kamu bisa melihat secara penuh sesuatu yang belum kamu kenal. Siapa tahu setelah kamu kenal, kamu malah jatuh cinta!

BERDOA
Doa adalah pedang kita. Doa juga 
merupakan bonus dari Allah SWT yang 
bisa kita gunakan untuk merubah 
ketetapan yang sudah ditentukan sejak 
jaman azali. 
Berdoalah kepadaku, 
maka niscaya Ku kabulkan, itu janji-Nya.



MENGALIR MENGIKUTI ARUS
Bukan berarti pasrah loh. Tapi tawakkal setelah semua usaha yang dijalani. Siapa tahu itu memang yang terbaik untukmu.

JANGAN HABISKAN WAKTUMU UNTUK 
MENYESALI APA YANG SUDAH TERJADI
Lebih baik gunakan waktu untuk mencari jalan keluar atau mempelajari hal lain yang berguna untuk keadaan kita sekarang. apalagi kelak.












Nah, jangan takut lagi kalau kamu salah jurusan.
Taburi saja buburmu itu dengan daging ayam, maka jadilah bubur ayam....
Benarkan????

Dikutip dari :
Majalah Islam Sabili ; Edisi 12 TH XVIII 3 Pebruari 2011
Oleh : Syaiful Mustaqim

Disadur kembali ;
Oleh : Masdian, S.Sos.I